DILEMA JIWA
Darah... Darah... Darah...
Melapisi segala sudut akal sehatku...
Merah... Merah... Merah...
Menghantui segala peluh kesalku...
Jangan pernah menggangguku!
Hilanglah dari keberadaanku!
Tragedi... Tragedi... Tragedi...
Tanpa kehendak merasuki hati...
Dilema... Dilema... Dilema...
Dengan sangkur menghancur sukma...
Terkutuk, pergi dari sisiku!!
Musnahlah dari pikiranku!!
Darah... Darah... Darah...
Dengan kata-kata laknat menghasut egoku...
Merah... Merah... Merah...
Warnanya kelam mengaburkan pandanganku,
Tak kan bisa berdiri lagi...
Aku mati...
Mati... Mati... Mati...
(Fredhytama P. Sakti, 09/10/2006)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar